ariewahyu-corner

Archive

Category: Tips

Kita dapat membaca isi beberapa majalah-majalah populer terbitan luar negeri secara gratis. Penasaran? Sabar, ikuti dulu petualangan berikut ini. :D Promosi sedikit gak papa kan?
Sudah lama aku tahu kalau para pengguna Mac terbiasa berinternet ria dengan browser defaultnya, Safari. Termasuk juga versi mobile-nya yang digunakan untuk iPod Touch maupun iPhone. Seperti biasanya, aku mencoba-coba berbagai jenis browser untuk sekedar mencicipi ‘rasa’nya :D . Tak terkecuali Safari, yang membuatku penasaran. Setelah Mozilla, Opera, IE, Firefox, Konqueror, MiniBrowser, Netscape Navigator, Google Chrome, dsb sekarang giliran Safari.
Akhirnya terdownloadlah Safari 4.0.2 dan terinstall dengan sukses. Penampilan awal terbilang biasa. Tapi cukup terhibur dengan nuansa 3D-surround pada top sitesnya. Dan juga tampilan window history-nya. Keren. Selebihnya masih belum bisa mengalihkan kecintaanku dari browser andalanku yang super keren, Mozilla Firefox. Dengan beragam fitur dan pluginnya yang hebat-hebat, Firefox masih tetap yang terbaik. :D
Selesai di situ riwayat Safari? Tidak, Saudara-saudara. Ternyata setelah browsing2, ada kelebihan luar biasa dari Safari. Yaitu memberikan kesempatan kepada kita untuk membaca majalah-majalah populer luar negeri secara gratis. Ceritanya, zinio.com memberikan fasilitas bagi pengguna iPhone untuk membaca isi majalah-majalah populer tersebut. Seperti PC Magazine, MIT Technology Review, Popular Mechanics, Mac World, Car Driver, US News, Kiplinger’s, dsb. Beruntungnya kita bisa membuat Safari kita berada pada mode seolah-olah Safari versi iPhone.

Begini caranya :
1. Download Safari di sini .
2. Install Safari itu di PC/Mac kita.
3. Klik Menu Edit > Preferences > Advance dan centang pada pilihan “Show Develop menu in menu bar”.
4. Klik Menu Develop > User Agent > Mobile Safari 3.0 – iPhone.
5. Buka web http://www.zinio.com/iphone. Dan mulailah membaca.

Ingat ya, majalah populer tersebut beberapa di antaranya ada yang berkualitas, tapi ada pula yang justru khusus dewasa. Berhati-hatilah dalam menggunakan tips ini secara bijaksana. Oke?

Ada yang tau lagi keistimewaan Safari?

Dulu, waktu awal-awal masa jabatannya, Menteri Komunikasi dan Informatika, Muhammad Nuh mengumandangkan pembersihan akses internet di Indonesia dari konten-konten pornografi dan pornoaksi. Konten seperti ini dianggap berperan dalam degradasi moral remaja, anak-anak dan orang dewasa. Memang tidak selamanya orang tua, guru atau pengasuh dapat mengawasi anak-anak dan murid mereka.

Alhamdulillah, komunitas opensource Indonesia dengan didalangi Pak Onno W Purbo dan rekan-rekannya pernah mendorong munculnya varians distro Linux yang bagus. Ubuntu Muslim Edition, yang telah diintegrasikan dengan beberapa software parental control, content filtering, dsb sehingga aman bagi anak-anak (dan dewasa :D ).
Sayangnya, usaha ini kurang direspon dan diketahui secara luas oleh masyarakat yang belum bisa beralih dari sistem operasi andalan mereka. Baik karena tidak tahu, tidak mau mencoba, terkendala lingkungan pekerjaan sehari-hari, dan alasan lainnya. Untungnya masih ada solusi alternatif jika kita belum bisa beralih ke distro sistem operasi yang ‘aman’ itu. Ya, software anti pornografi. Gratis? Hehe…kali ini dibahas yang gratis-gratis saja deh.
Cukup menginstal, mengatur beberapa setting, dan mencoba. Yup! Jadilah fasilitas anti konten pornografi ini siap dipakai.

Ini dia beberapa contoh softwarenya :
1. Parental Filter
2. Site Blocker I
3. Site Blocker II
versi client
versi server
4. Naomi
5. Chat Control
6. Parental Control Bar

Selamat mendownload! :D

Kurang lengkap kan rasanya kalau browser Opera belum dibahas juga. Untuk melengkapi posting pertama dan kedua,  sekarang saatnya untuk membahas cara mempercepat setting koneksi pada browser Opera. Oiya, cara ini sudah dipraktekkan pada Opera 9.5.

Ini dia caranya :
1. Buka Browser OPERA anda…dengan klik 2 kali pada ikon bergambar O merah…
2. Pada alamat browser ketikkan opera:config ….dan kemudian enter…
maka akan keluar tampilan seperti berikut….

3. Setelah keluar tampilan seperti disamping ini maka klik tulisan performance dan hasilnya seperti dibawah ini… :

4. Untuk settingan maksimal dari bandwith limit, maka ubah settingan dengan isi berikut..:
a. Max Connection Server = 10
b. Max Connection Total = 64
c. Network Buffer Size = 64
d. Centang No Connection Keep Alive
e. Centang Non-Compliant 100 Server Continue
5. Lalu klik save…maka akan ada perintah untuk merestart OPERA..seperti ini.. :

6. Tutup OPERA dan buka kembali…rasakan perbedaan speednya..:cool:

Masih belum punya Opera? Download di sini. Atau versi Opera Portablenya di sini. Ada juga versi OperaUSB di sini.

Untuk melanjutkan posting sebelumnya. Browser Firefox memang sudah browser andalan, tapi jangan lupa masih banyak yang setia atau kuper, sehingga masih menggunakan browser Internet Explorer. Entah alasannya karena gak perlu instal, atau merasa cukup keren dengan munculnyaversi  IE 8, atau karena gak tau ada browser lain selain Internet Explorer (?), tetap saja pengguna sejati IE perlu diperhitungkan.
Baiklah, berikut ini tips mempercepat browser bagi pengguna Internet Explorer:

1. Klik Start
2. Klik Run
3. Ketik regedit.exe
4. Klik OK
5. Klik tanda (+) pada HKEY_CURRENT_USER
6. Klik tanda (+) pada Software
7. Klik tanda (+) pada Microsoft
8. Klik tanda (+) pada Windows
9. Klik tanda (+) pada Current Version
10. Klik pada folder Internet Settings
11. Sekarang alihkan pandangan anda ke sidebar yang di sebelah kanan
12. Klik 2x pada file (default) yang berada paling atas
13. Isi kolom Value data tersebut dengan 10
14. Klik OK
15. Selesai, Silahkan keluar dari halaman Registry editor tersebut

Refresh Internet Explorer (IE) anda, dan rasakan bedanya

Buat yang tertarik mencoba browser andalan Google, yaitu Google Chrome silakan download di sini. Versi portable juga ada di sini.

Sewaktu magang dulu aku sudah terbiasa dengan fasilitas berlebih, 2 IP Address internet free 24 jam. Yang salah satunya adalah IP Super yang akses super kenceng. Jadi gak perlu berpikir macam-macam dengan setting browser. Sekarang mesti berubah. Tanpa koneksi super cepat di bagian kerja baru, maka mesti pintar-pintar modifikasi cara koneksi internetnya. Ternyat setelah browsing-browsing dan mencoba langsung, dapatlah beberapa tips untuk optimalisasi setting browser. Untuk posting kali ini, bagusnya dimulai dari browser favorit, yaitu Mozilla Firefox.

1. Buka FireFox anda
2. Pada address bar, ketik about:config kemudian enter.
3. Klik 2x pada network.http.max-connection, ganti digit angka tersebut menjadi 48
4. Klik 2x pada network.http.max-connection-per-server, ganti digit angka tersebut menjadi 24
5. Klik 2x pada network.http.max-persistent-connections-per-proxy, ganti digit angka tersebut menjadi 12
6. Klik 2x pada network.http.max-persistent-connections-per-server, ganti digit angka tersebut menjadi 6
7. Klik 2x pada network.http.pipelining. Pastikan di kolom Value (paling kanan) sudah berubah menjadi true
8. Klik 2x pada network.http.pipelining.maxrequests, ganti digit angka tersebut menjadi 8
9. Klik 2x pada network.http.proxy.pipelining. Pastikan di kolom Value (paling kanan) sudah berubah menjadi true
10. Klik kanan dimana saja (asal di tempat kosong)
11. Sorot New, Klik Integer
12. Ketik nglayout.initialpaint.Delay pada kolom yang muncul
13. Klik OK
14. Ketik 0 (nol) pada kolom yang muncul
15. Klik OK
16. Selesai, silahkan keluar dari tab about:config
17. Refresh Firefox anda

Untuk mempermudah dalam mencari tulisan yang di cetak tebal silahkan gunakan filter setelah anda membuka about:config pada addres bar.

NB: Ini cukup penting buat Firefox versi lama (sebelum versi 3.5). Untuk versi 3.5 ke atas sudah bagus settingan bawaannya, jadi gak perlu diutak-atik lagi.

Belum punya Firefox 3.5? Download di sini. Buat yang tertarik dengan Firefox portable, download di sini.

Mengikuti  suatu forum di internet sudah jadi semacam kebutuhan penting bagi sebagian besar orang. Banyak ilmu yang didapat dengan saling knowledge-sharing di sana. Kadang bahkan forum-forum yang spesifik tentang topik tertentu (IT, kesehatan, teknik, dsb) justru menjadi ‘malaikat penolong’ saat seseorang membutuhkan penjelasan tentang hal-hal teknis. Naa, jadinya sering kita berpikir, dengan koneksi internet yang masih ‘timbul tenggelam’ kapan ya bisa mendokumentasikan semua pengetahuan itu secara offline. Menyimpan satu persatu halaman tentu bukan solusi praktis.

Sebagai informasi, di forum KIOS terdapat lebih dari 32.860 posts (3.864 threads). Jumlah yang cukup banyak dan belum tentu selesai dibaca dalam waktu 1-2 bulan.
Nah, jika materi yang sangat berharga tersebut dapat diakses secara off-line tentu dapat mereduksi atau meminimalkan biaya yang harus dikeluarkan anggota/pengunjung forum, yaitu tidak perlu mengeluarkan biaya akses Internet, atau dapat meminimalkan biaya akses Internet yaitu hanya sebatas update. (continue reading…)

Selama ini banyak sekali orang (anggota milis) yang bertanya padaku, atau lewat posting:
“bagaimana cara keluar dari milis ini?”
“saya ingin tetap ikutan milis ini, tapi email saya jadi penuh. gimana dong?”
dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan sejenis lainnya.

Sebenarnya, Yahoo Groups selaku penyedia layanan mailing list (milis), telah memberikan keleluasaan yang amat besar bagi setiap anggota milis. Kita dapat mengelola sendiri sistem penerimaan email kita sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masing-masing.

Ada rumus tertentu yang bisa dipakai dalam pengelolaan milis di Yahoo Groups. Sebagai contoh, saya akan gunakan milis penulislepas yang saya kelola. Berikut adalah caranya: (continue reading…)

Saya sering mendapat pertanyaan, bagaimana caranya mendaftarkan situs ke search engine seperti Google dan Yahoo. Tanpa didaftarkan pun, sebenarnya cepat atau lambat situs kita pasti akan ditemukan oleh search engine.

Perlu diketahui bahwa spider dari search engine itu bekerja secara otomatis. Dia secara aktif akan menelusuri link-link yang ia temukan pada saat mengindeks suatu website.

Nah, jika suatu ketika ada salah satu link tersebut yang mengarah ke situs kita, maka spider tersebut akan mengunjungi situs kita pula. Dengan demikian situs kita akan ikut diindeks, meski kita tidak pernah mendaftarkannya ke search engine tersebut. (continue reading…)

Bagi kita email sudah bukan lagi barang aneh atau keren lagi. Di mana-mana ada warnet. Termasuk di kampus ada Pusyanet(lumayan walaupun lemot bgt..). Beda dengan kondisi saat masih 8 tahun lalu. Apalagi
inget kalau pas SMA kelas 1, pernah punya kisah memalukan. Dasar bocah ndeso, dari kota kecil Ngawi, saya menuntut ilmu di SMA Negeri 1 Yogyakarta. Bertemu mewahnya kehidupan kota dengan seabrek
teknologinya. Waktu itu terbengong-bengong saat diajak ke warnet, diberitau cara browsing, apa itu email, dsb. Kesenengan tau asyiknya punya email (walaupun belum ada yang ngisi inboxnya..). Sampai punya
banyak account di yahoomail, bolehmail, lovemail, plasa, lycos, dsb. Tapi tetap gak ada satupun isi inboxnya kecuali ‘Welcome to Yahoo Mail Service’ hehe..
Kemudian berkenalan dengan milis. Waktu itu bergabung milis olimpiade kimia. Tak dinyana, email saya meledak (overload) karena setiap hari menerima 200 email (yang tak satupun buat saya). Account itupun diblok oleh Yahoo karena layanan email gratis masih dalam kisaran di bawah 100 MB. Tak bisa diakses. Tamat sudah riwayatnya. Tapi tenang, masihada 3 account lain, hehe.. Akhirnya mulai tau efek dari ikut milis.
Walaupun tetap kecanduan, karena pertama banyak ilmunya dan sekarang gak perlu kawatir dengan kapasitas email lagi (4GB di GMail gitu lho). Identifikasi masalahnya, selama ini kita yang berlangganan milis
(apalagi sampai 20 milis seperti saya) setiap hari bisa menerima 400 email berbeda dari bermacam-macam milis. Berantakan sekali. Susah memilah email ini dari milis mana, penting gak, dsb. Jadi tujuan
penulisan artikel ini (hihi..) adalah bagaimana mengatur email-email yang masuk dari bermacam-macam milis ke folder-folder sesuai topik milisnya. Dan membuat otomatisasi agar setiap email masuk langsung
menuju folder yang sesuai tanpa masuk inbox. Jadi inbox isinya cuma email yang benar-benar bukan dari milis. Begitu.

Jadi intinya pada artikel ini yang dibahas baru khusus untuk pengguna account Yahoo!Mail atau GMail. Alasannya ya karena sepertinya kebanyakan pake itu kan. Ini trik-triknya.
Untuk Yahoo!Mail:
1) Klik link ‘tambah folder’ di sebelah kiri atas. Beri nama yang unik sesuai nama/topik milisnya. Ini nanti akan menampung email-email dari milis tersebut. Misalnya buat folder ‘Komputasi46′ untuk menampung

email dari milis ini.. Tujuan pertama terpecahkan. ..
2) Klik link ‘Opsi’ di sebelah kanan atas. Pilih perintah ‘Filter’ di sebelah kanan. Pilih ‘Tambah’. Beri nama filter yang unik, bagusnya sama dengan nama milis atau yang mudah diingat. Tambahkan pengaturan.
Biasanya tiap milis punya identitas sendiri. Misalnya milis ini topiknya selalu mengandung kata [komputasi46] . Atau milis PHP Indonesia punya topik berawalan [KPHPI]. Begitu seterusnya.. . Nah,
pilih pencirian ini untuk pengaturannya. Atau bisa juga misalnya kita sering dapat email dari Software tertentu karena kita pakai versi trialnya (hehe salah siapa gak pakai yang free). Kasus seperti ini
berarti kita buat pengaturannya menurut pengirimnya. Kemudian pilih folder yang dituju. Lalu klik Tambah Filter. Selesai…
Naa, bagaimana dengan yang sudah terlanjur berantakan? Sayangnya YahooMail belum memfasilitasi ini, beda dengan GMail. Jadi caranya, bisa manual satu-satu atau pakai saja fasilitas pencarian emailnya.

Untuk GMail:
1)Prosesnya gak terlalu jauh berbeda. Cuma folder di GMail diberi nama Label. Pilih perintah edit label di sebelah kiri. Lalu Buat label baru.

2)Buat filternya tinggal klik saja tab di sebelah tab LAbel. Buat filter baru. Prinsipnya sama dengan Yahoo, tapi lihat ada yang keren dari GMAil, yaitu uji pencarian. Klik langkah berikutnya. Naa, saat menerapkan filter, pilih juga opsi untuk menerapkan filter pada email-email hasil pencarian tadi. Selesai…

Mmmm… kelebihan metode ini yaitu sudah diuji coba berkali-kali di banyak kesempatan dan semuanya oke. Berarti memang untuk bahasa kasarnya fasilitas YahooMail dan GMAil ini belum ditemukan bug-nya. Sudah berjalan sebagaimana mestinya. Great. Kelemahannya, khusus untuk YahooMail belum ada integrasi pencarian email yang sudah terlanjur berantakan tadi.

Kesimpulannya, artikel ini sudah menjawab dua tujuan penulisan tadi. Maksa banget. :)
Saran, sepertinya perlu dicoba untuk layanan email lain seperti Plasa (hari gini pakai plasa), atau email aneh lain cthnya Racemail (sepertinya cuma Indro dan saya yang makai di sini, di komputasi46 maksudnya). Atau mailhost bps, hehe
Oya mohon maaf sebelumnya kalau sudah banyak yang tau.. Soalnya ada beberapa permintaan penulisan artikel ini dari beberapa teman-teman terbaik saya (terima kasih telah mau menganggap saya teman… hehe).

–ikatlah ilmu dengan menuliskannya- -

iya kan?…